Nugget lele menjadi salah satu makanan yang bisa diolah dari daging lele. Nugget menjadi salah satu makanan yang sudah tidak asing di masyarakat khususnya anak - anak, bahkan menjadi makanan favoritnya. Berikut adalah resep membuat nugget lele
Bahan yang disiapkan
- 250 gram daging lele yang sudah dihilangkan durinya, dan dihaluskan
- 1 butir telur ayam
- 50 gram tepung sagu ataupun tapioka (pilih salah satu)
- 2 siung bawang putih
- 1 sendok teh garam
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1 sdt susu bubuk
Bahan pelais Nugget
- 1 butir telur yang diambil putihnya
- Tepung Roti
Cara membuat
- Campur daging lele dengan tepung, telur ayam, bawang, garam, merica dan susu bubuk. aduk sampai merata
- Siapkan loyang yang diolesi margarin, tuang adonan ke loyang, kukus hingga matang (kurang lebih 20 menitan)
- setelah matang, angkat adonan dan dinginkan
- Potong adonan sesuai selera
- Celupkan nugget ke bahan pelapis yaitu putih telur
- Kemudian lapisi dengan tepung roti
- Goreng nugget sampai matang
tentang cara, manfaat, tips, mengenai pekerjaan, kesehatan, Agama, Ilmu pengetahuan, IT, dan fakta menarik di sekitar kita
Showing posts with label lele. Show all posts
Showing posts with label lele. Show all posts
Cara membuat Keripik Lele
Keripik lele menjadi salah satu alternatif mengolah daging lele yang pembuatanya mudah. Bisa untuk dikonsumsi sendiri atau bisnis, mengingat keripik menjadi makanan cemilan yang digemari di masyarakat. Langsung saja pertama persiapkan bahan - bahan berikut
- Daging lele yang sudah dibersihkan dari tulangnya, 500 gram
- Tepung tapioka 500 gram
- Telur Bebek 2 butir
- Air 100 ml
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Minyak Goreng secukupnya
Cara pembuatanya
- Pastikan daging Lele suah bersih dari tulang dan sirip (hanya diambil dagingnya saja)
- Kukus daging lele, setelah itu dinginkan sejenak
- Haluskan Daging lele dengan ditumbuk atau gilingan
- Campur tepung tapioka dengan air sedikit demi sedikit
- Masukan daging lele halus, garam, gula dan telur bebek
- Aduk campuranya hingga kalis
- Masukan adonan ke dalam plastik, kemudian kukus hingga matang
- Setelah dingin, iris tipis adonan lalu jemur
- Dan keripik siap untuk digoreng
- Daging lele yang sudah dibersihkan dari tulangnya, 500 gram
- Tepung tapioka 500 gram
- Telur Bebek 2 butir
- Air 100 ml
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Minyak Goreng secukupnya
Cara pembuatanya
- Pastikan daging Lele suah bersih dari tulang dan sirip (hanya diambil dagingnya saja)
- Kukus daging lele, setelah itu dinginkan sejenak
- Haluskan Daging lele dengan ditumbuk atau gilingan
- Campur tepung tapioka dengan air sedikit demi sedikit
- Masukan daging lele halus, garam, gula dan telur bebek
- Aduk campuranya hingga kalis
- Masukan adonan ke dalam plastik, kemudian kukus hingga matang
- Setelah dingin, iris tipis adonan lalu jemur
- Dan keripik siap untuk digoreng
Pembenihan Lele
Pembenihan lele dan pembesaran lele adalah dua usaha yang bisa dilakukan oleh pembudidaya lele, dalam pembesaran kita memerlukan benih yang didapat dari usaha pembenihan lele, yang ingin tahu proses budidaya lele bisa baca artikel saya sebelumnya di Budidaya Lele. Pada pembenihan lele ada beberapa tahap yang perlu dilakukan
Penyiapan kolam untuk proses pemijahan bisa menggunakan kolam tanah atau kolam terpal dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Diisi dengan air yang bersih, Jangan lupa untuk tempat menempel telur bisa berupa ijuk.
Penyiapan Indukan lele yang baik yaitu berusia satu tahunan atau bobot sudah mencapai sekitar 1 Kg. Untuk membedakan indukan jantan dan betina bisa dengan cara dilihat kelaminya apabila ada tonjolan panjang berarti jantan, sedangkan jika tidak ada tonjolan berarti betina. dari perutnya juga bisa dibedakan biasanya betina yang siap dipijahkan memiliki perut yang buncit. Ciri indukan yang bagus bisa dilihat dari tidak adanya cacat, lincah dan sudah matang gonad. Selanjutnya indukan yang sudah siap dimasukan ke kolam pemijahan dengan jumlah beberapa saja, jangan kebanyakan.Jika sukses telur akan menempel pada ijuk dan menetas.
Pemeliharaan Larva lele setelah menetas lele masih membawa persediaan makan selama 3 hari. kebersihan air di kolam harus dijaga, kalau perlu diberi aerotor. setelah persediaan kantung makan lele habis maka larva bisa diberi pakan berupa kuning telur yang dicampur 1 liter air. setelah berumur 7 hari larva bisa diberi makan cacing sutera hingga berumur 3 minggu.
Setelah itu larva bisa diberi pakan pelet halus, dan bisa didedarkan ke kolam karena sudah bisa disebut sebagai benih lele. Kolam pendedaran dengan ketinggian air 20 cm agar benih bisa ke permukaan untuk mengambil oksigen. Benih yang sudah berukuran 3 cm diberi pakan pelet yang berbentuk butiran kecil sampai ukuran 7 cm, dan siap panen
Penyiapan kolam untuk proses pemijahan bisa menggunakan kolam tanah atau kolam terpal dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Diisi dengan air yang bersih, Jangan lupa untuk tempat menempel telur bisa berupa ijuk.
Penyiapan Indukan lele yang baik yaitu berusia satu tahunan atau bobot sudah mencapai sekitar 1 Kg. Untuk membedakan indukan jantan dan betina bisa dengan cara dilihat kelaminya apabila ada tonjolan panjang berarti jantan, sedangkan jika tidak ada tonjolan berarti betina. dari perutnya juga bisa dibedakan biasanya betina yang siap dipijahkan memiliki perut yang buncit. Ciri indukan yang bagus bisa dilihat dari tidak adanya cacat, lincah dan sudah matang gonad. Selanjutnya indukan yang sudah siap dimasukan ke kolam pemijahan dengan jumlah beberapa saja, jangan kebanyakan.Jika sukses telur akan menempel pada ijuk dan menetas.
Pemeliharaan Larva lele setelah menetas lele masih membawa persediaan makan selama 3 hari. kebersihan air di kolam harus dijaga, kalau perlu diberi aerotor. setelah persediaan kantung makan lele habis maka larva bisa diberi pakan berupa kuning telur yang dicampur 1 liter air. setelah berumur 7 hari larva bisa diberi makan cacing sutera hingga berumur 3 minggu.
Setelah itu larva bisa diberi pakan pelet halus, dan bisa didedarkan ke kolam karena sudah bisa disebut sebagai benih lele. Kolam pendedaran dengan ketinggian air 20 cm agar benih bisa ke permukaan untuk mengambil oksigen. Benih yang sudah berukuran 3 cm diberi pakan pelet yang berbentuk butiran kecil sampai ukuran 7 cm, dan siap panen
Budidaya Lele
Usaha pembesaran lele merupakan prospek bisnis yang menguntungkan dan cocok sekali untuk usaha sampingan. Permintaan yang besar dan meningkat setiap tahunnya membuat usaha ini patut untuk dicoba. Budidaya lele bisa dilakukan dengan modal yang tidak terlalu banyak dan perawatan yang sangat mudah mengingat lele termasuk jenis ikan air tawar yang memiliki daya tahan tinggi. Jenis lele yang biasa dibudidaya bisa dibaca di postingan Jenis - Jenis Ikan Lele Budidaya.
Kolam yang akan disiapkan bisa berupa kolam terpal ataupun kolam tanah. untuk ukuran kolam bebas, semakin besar semakin bagus. ukuran kecil tidak masalah mengingat lele bisa dipelihara di kepadatan tinggi. Ketinggian kolam lele biasanya antara 80 sampai 100 cm. ketinggian akan ditingkatkan bertahap setiap bulanya menyesuaikan dengan pertumbuhan ikan. Di bulan pertama cukup diisi 30 cm dan di bulan kedua ketinggian ditambah menjadi 60 cm, di bulan ketiga ditambah sampai 90 cm. Kualitas air seadanya juga tidak masalah karena lele masih bisa berkembang.
Benih yang akan dipelihara diusahakan agar memimliki ciri aktif, lincah dan ukuranya yang sama. Jumlah benih yang akan ditebar biasanya 250 per meter persegi. Sebelum benih ditebar lakukan penyesuaian suhu kolam dengan cara masukan wadah yang berisi benih ke kolam, biarkan 20 menit, kemudian benih baru dimasukan ke dalam kolam. waktu penyebaran yang baik adalah pagi hari.
Pakan yang akan digunakan terdiri dari pakan utama dan tamahan, pakan utama berupa pelet yang memiliki kadar protein diatas 30 persen. sementara pakan tambahan berupa keong mas, ikan rucah atau ayam tiren. pembesaran dengan pakan 100 persen pelet bisa dilakukan meskikipun akan merogoh kocek lebih dalam. Pemberian pakan dilakukan sebanyak 4 kali sehari yaitu pukul 09.00, 13:00, 17:00 dan 21:00 dengan jumlah 4 persen dari bobot tubuh perhari. Cara memasukan pakn kekolam diberikan secara perlahan sedikit demi sedikit dan jangan sampai ada yang tersisa karena bisa mengakibatkan penyakit dan bau busuk pada kolam.
Panen bisa dilakukan setelah pemeliharaan 2-3 bulan (tergantung ukuran), biasanya berjumlah 5 - 10 ekor per kilogram. Sehari sebelum panen ikan lele jangan biberi pakan supaya tidak buang kotoran saat dibawa.
Info tambahan harga, saat artikel ini diterbitkan
harga benih lele 300 - 350 / ekor
harga lele di pasar 20.000 / Kg
harga pelet 10.000 / kg
harga diatas bisa digunakan untuk analisa (bisa dihitung sendiri), harga berbeda untuk lokasi yang berbeda, Lokasi saya ada di Kab. Wonosobo
Kolam yang akan disiapkan bisa berupa kolam terpal ataupun kolam tanah. untuk ukuran kolam bebas, semakin besar semakin bagus. ukuran kecil tidak masalah mengingat lele bisa dipelihara di kepadatan tinggi. Ketinggian kolam lele biasanya antara 80 sampai 100 cm. ketinggian akan ditingkatkan bertahap setiap bulanya menyesuaikan dengan pertumbuhan ikan. Di bulan pertama cukup diisi 30 cm dan di bulan kedua ketinggian ditambah menjadi 60 cm, di bulan ketiga ditambah sampai 90 cm. Kualitas air seadanya juga tidak masalah karena lele masih bisa berkembang.
Benih yang akan dipelihara diusahakan agar memimliki ciri aktif, lincah dan ukuranya yang sama. Jumlah benih yang akan ditebar biasanya 250 per meter persegi. Sebelum benih ditebar lakukan penyesuaian suhu kolam dengan cara masukan wadah yang berisi benih ke kolam, biarkan 20 menit, kemudian benih baru dimasukan ke dalam kolam. waktu penyebaran yang baik adalah pagi hari.
Pakan yang akan digunakan terdiri dari pakan utama dan tamahan, pakan utama berupa pelet yang memiliki kadar protein diatas 30 persen. sementara pakan tambahan berupa keong mas, ikan rucah atau ayam tiren. pembesaran dengan pakan 100 persen pelet bisa dilakukan meskikipun akan merogoh kocek lebih dalam. Pemberian pakan dilakukan sebanyak 4 kali sehari yaitu pukul 09.00, 13:00, 17:00 dan 21:00 dengan jumlah 4 persen dari bobot tubuh perhari. Cara memasukan pakn kekolam diberikan secara perlahan sedikit demi sedikit dan jangan sampai ada yang tersisa karena bisa mengakibatkan penyakit dan bau busuk pada kolam.
Panen bisa dilakukan setelah pemeliharaan 2-3 bulan (tergantung ukuran), biasanya berjumlah 5 - 10 ekor per kilogram. Sehari sebelum panen ikan lele jangan biberi pakan supaya tidak buang kotoran saat dibawa.
Info tambahan harga, saat artikel ini diterbitkan
harga benih lele 300 - 350 / ekor
harga lele di pasar 20.000 / Kg
harga pelet 10.000 / kg
harga diatas bisa digunakan untuk analisa (bisa dihitung sendiri), harga berbeda untuk lokasi yang berbeda, Lokasi saya ada di Kab. Wonosobo
Jenis - Jenis Ikan Lele Budidaya
Lele adalah ikan air tawar yang menyebar hampir diseluruh dunia yang terbagi menjadi lebih dari 50 spesies. Tidak semua jenis ikan lele bisa untuk dibudidaya, hanya beberapa jenis yang memiliki pertumbuhan cepat dan daya tahan tinggi yang cocok untuk dibudidayakan. Berikut adalah beberapa jenis ikan lele yang dibudidayakan di Indonesia
1. Lele Dumbo
lele dumbo adalah jenis yang paling banyak dibudidaya di indonesia, memiliki bentuk yang lebih panjang dan gemuk jika bibandingkan lele lokal. pertumbuhanya cepat sehingga disukai para pembudidaya, lele dumbo bisa dikenali dari warnanya yang kehitaman atau kehijauan, memiliki patil yang tumpul dan tidak beracun. Saat strees atau kaget akan muncul bercak hitam pada kulitnya. lele dumbo berasal dari perkawinan antara lele Africa yaitu Clarias Mozambicus dengan lele asal Taiwan yaitu Clarias Fuscus.
2. Lele Sangkuriang
Lele sangkuriang merupakan pengembangan dari varietas lele dumbo, karena mulai menurunya kualitas lele dumbo dipasaran. Merupakan persilangan antara generasi kedua lele dumbo atau F2 dengan lele dumbo jantan generasi keenam F6, sehingga didapat jenis lele yang lebih unggul dari lele dumbo dipasaran.
3 Lele Phyton
Lele Phyton dikembangkan di pandeglang Banten yang memiliki suhu dingin saat malam hari. lele phyton merupakan persilangan antara lele eks Thailand dan Lele Lokal. memiliki kepala seperti ular sehingga dinamai phyton
1. Lele Dumbo
lele dumbo adalah jenis yang paling banyak dibudidaya di indonesia, memiliki bentuk yang lebih panjang dan gemuk jika bibandingkan lele lokal. pertumbuhanya cepat sehingga disukai para pembudidaya, lele dumbo bisa dikenali dari warnanya yang kehitaman atau kehijauan, memiliki patil yang tumpul dan tidak beracun. Saat strees atau kaget akan muncul bercak hitam pada kulitnya. lele dumbo berasal dari perkawinan antara lele Africa yaitu Clarias Mozambicus dengan lele asal Taiwan yaitu Clarias Fuscus.
2. Lele Sangkuriang
Lele sangkuriang merupakan pengembangan dari varietas lele dumbo, karena mulai menurunya kualitas lele dumbo dipasaran. Merupakan persilangan antara generasi kedua lele dumbo atau F2 dengan lele dumbo jantan generasi keenam F6, sehingga didapat jenis lele yang lebih unggul dari lele dumbo dipasaran.
3 Lele Phyton
Lele Phyton dikembangkan di pandeglang Banten yang memiliki suhu dingin saat malam hari. lele phyton merupakan persilangan antara lele eks Thailand dan Lele Lokal. memiliki kepala seperti ular sehingga dinamai phyton
Ikan Lele
Nama ilmiah untuk ikan lele adalah clarias, berasal dari bahasa yunani chlaros yang artinya 'lincah'. Lele memiliki ciri tubuh yang licin, panjang, berkumis dan tak bersisik, memiliki kepala yang keras dan mulut yang lebar. Habitat ikan lele di air tawar, seperti sungai dengan arus yang perlahan, rawa dan waduk. Ikan ini termasuk jenis yang memiliki daya tahan hidup tinggi yang membuatnya bisa hidup di air yang keruh, bahkan air yang tercemar. Bisa hidup di air yang memiliki kadar oksigen rendah karena bisa langsung mengambil oksigen dari udara. Memiliki pertumbuhan yang cepat sehingga cocok sekali untuk dibudidayakan terutama jenis dumbo dan sangkuriang, yang paling banyak dibudidaya di indonesia.
Di alam, ikan lele mencari makanan saat malam hari (nokturnal), sedankan pada siang hari ikan ini kurang aktif dan cenderung berdiam diri. Lele akan memijah atau berkembangbiak saat musim penghujan. lele juga memiliki kumis yang berguna untuk mencari makan dan bergerak di tempat gelap. Lele memiliki patil (duri tulang yang tajam) pada sirip dadanya, Seperti ikan - ikan lainya lele bergerak menggunakan siripnya yang terletak di dada, perut, dubur dan ekornya. Di alam, lele adalah binatang karnivora atau pemakan daging, sedangkan saat dibudidayakan lele memakan hampir semua jenis makanan yang diberikan sehingga membuatnya cepat untuk tumbuh dan berkembang, hal inilah yang sangat disukai pembudidaya, maka tak heran budidaya lele menjadi andalan pada agribisnis, ditambah konsumsi lele di indonesia yang besar dan meningkat setiap tahunya.
Di alam, ikan lele mencari makanan saat malam hari (nokturnal), sedankan pada siang hari ikan ini kurang aktif dan cenderung berdiam diri. Lele akan memijah atau berkembangbiak saat musim penghujan. lele juga memiliki kumis yang berguna untuk mencari makan dan bergerak di tempat gelap. Lele memiliki patil (duri tulang yang tajam) pada sirip dadanya, Seperti ikan - ikan lainya lele bergerak menggunakan siripnya yang terletak di dada, perut, dubur dan ekornya. Di alam, lele adalah binatang karnivora atau pemakan daging, sedangkan saat dibudidayakan lele memakan hampir semua jenis makanan yang diberikan sehingga membuatnya cepat untuk tumbuh dan berkembang, hal inilah yang sangat disukai pembudidaya, maka tak heran budidaya lele menjadi andalan pada agribisnis, ditambah konsumsi lele di indonesia yang besar dan meningkat setiap tahunya.
Subscribe to:
Posts (Atom)